Sebenarnya tulisan ini sudah lama tersimpan rapi di draf—saking lamanya, sampai berdebu dan nyaris terlupakan. Tapi daripada cuma jadi penghuni abadi folder tak tersentuh, lebih baik aku bagikan sekarang. Anggap saja ini nostalgia yang (akhirnya) dirilis ke dunia.
Perjalanannya sudah cukup lama, tepatnya di awal November 2014. Kami jalan-jalan ke Tambang Ulang, salah satu kecamatan di Kabupaten Tanah Laut. "Kami" ini siapa aja sih? Cukup banyak, dan semuanya punya warna masing-masing. Ada aku, Kak Daus, Henny, Fa’i, Ibu Dahlia, Ibu Aci, Pak Abdi, Pak Riadi, Kak Opek, Ibu Via, Pak Alvin, dan Kak Erma.
Kak Daus adalah sosok yang paling akrab sama aku—udah kayak kakak sendiri. Ibu Dahlia, Ibu Via, dan Pak Riadi adalah guru-guru di sekolah. Sementara Pak Abdi, Pak Alvin, dan Ibu Aci adalah staf TU yang selalu siap sedia di balik layar operasional sekolah. Kak Opek? Temennya Kak Daus, yang justru karena trip ini kami jadi kenal dan cukup dekat. Dan terakhir, Kak Erma—pacarnya Pak Alvin waktu itu, yang bikin rombongan ini makin seru.
Ide jalan-jalan ini sepenuhnya dari Kak Daus. Dia yang ngatur, ngajak, dan—yang paling bikin kami senang—dia juga yang traktir makan siang! Belum selesai sampai di situ, menjelang pulang sore harinya, dia juga mentraktir es kelapa muda dan es campur. Baik banget, kan? :’)
Meskipun… yaaa, kadang nyebelin juga orangnya. Tapi nyebelinnya tuh yang bikin kangen. Hahaha!
Di Tambang Ulang ini ada labirin
Kami baru berangkat ke Tambang Ulang sekitar jam 11 WITA, sodara-sodara! Iya, ngaret banget—gara-gara nunggu rombongan kumpul semua. Tapi ya namanya juga jalan bareng banyak orang, wajar sih kalau molor. Yang penting tetap happy.
Begitu sampai di sana, sekitar habis Zuhur, kami langsung disambut... pintu yang masih terkunci. Ternyata area wisatanya belum dibuka. Untungnya, kami memang sekalian mau salat Zuhur dulu dan cari tempat makan siang. Jadi nggak terlalu bete juga sih.
Selesai salat dan perut pun terisi kenyang, barulah kabar baik datang—area wisata Tambang Ulang resmi dibuka. Horeee! Dan di sinilah keseruan dimulai. Kami benar-benar puas banget foto-foto. Seru, rame, heboh—campur semua jadi satu.
(Fotonya di sini nih~)
Sama Kak Daus! Itu yang lagi tiduran Pak Abdi, demen banget tiduran di situ kayaknya. :D
Ini pas mau bikin video trio alay, malu-maluin banget. Haha!
Ini pas mau bikin video trio alay, malu-maluin banget. Haha!
Nah gitulah kenarsisan kami, fotonya sebenernya masih banyaaak. Tapi, segitu aja cukup yaa ditaroh di sini. :D
Oh iya, yang punya instagram, follow instagram aku: @ginaamaliia



















Tidak ada komentar:
Posting Komentar